Dalam hidup yang saya jalani, ternyata ada orang-orang yang mengancam eksistansi saya. Skenarionya kurang lebih seperti ini, orang itu awalnya adalah orang yang biasa saja dan saya berbuat baik kepadanya. Hingga sampai di suatu titik orang itu adalah orang yang merusak hari saya.

Sikap bagi perlakuan menyakitkan pertama adalah memaafkan. Perlakuan menyakitkan kedua, ketiga, dan sampai batas-batas tertentu adalah memaklumi. Hingga sampai akhirnya memaklumi adalah rasa ingin tidak mengenal dia karena jika saya ternyata mengenal dia, saya terus akan berusaha berfikir bagaimana cara berbaikan dengan orang itu.

Saya bangun di pagi hari dan merasa kesal karena dalam pola kehidupan normal saya akan bertemu orang itu. Keadaan akan lebih nyaman ketika saya keluar dari kebiasaan pola dan tidak berada di tempat orang itu berada.

Dan saya mungkin adalah orang yang inginnya orang lain ngga kenal aja gitu. Dan saya mohon maaf untuk kesalahan ini. Saya selalu berusaha untuk tidak menyakiti hati orang lain karena peristiwa menyakitkan banyak hati orang lain sudah saya alami semenjak SD.

Sedikit tips untuk hal ini: ketahuilah kadar ucapan yang keluar dari mulut. Bisa saja apa ucapan yang keluar dari mulut adalah hal yang menyakitkan bagi seseorang.

Dan terlepas dari berbagai macam hal, saya adalah orang yang berusaha berfikir dengan hati. Allahummaghfir lanaa..