September 24, 2009

Masalah IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL pada PC dengan Graphic Card nVidia

ini nih yang namanya sakit tetap produktif..
muhahah..

ini masalah bermula ketika komputer saya mulai muncul blue screen ketika saya mencoba bermain World of Warcraft..
waduh.. padahal selama ini komputernya ga apa2..
blue screennya tulisannya IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL blah2.. terus dibawahnya katanya ada tulisan cek driver yang ga lengkap atau apa.. dan hubungi administrator anda jika tidak benar juga..
hmm..
yasudah, jurus pertama: system restore..
terus aja saya cek system restore saya..
ternyata baru2 ini ada yang coba install wireless LAN..
curiga pertama.. mungkin ini penyababnya.. kan katanya blue screen juga coba cek driver komputer kamu..
ternyata barang yang dimaksud ga ada.. T_T.. jadilah ga bisa benerin tuh problem wireless LAN..
dicoba rollback juga ga bisa.. hayaaah
jadilah solusi kedua, INSTALL ULANG WINDOWS lengkap dengan driver2 bawaan

nah.. pas pake solusi kedua ini.. saya jadi bisa maen WoW lagi..
waduh.. senangnya.. :)
namun ternyata saya belum bisa bernafas lega.. (halah)
masalah itu muncul lagi.. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL blah2, sama persis!
jadinya saya ga bisa maen WoW lagi! T_T
terus saya cari2 solusinya di website Blizzard, katanya coba pake mode window.. alhamdulillah bisa
tapi pas saya coba fullscreen lagi, rusak lagi,,
Warcraft III pun demikian.. saya coba fullscreen ga bisa, tapi mode windowed bisa

malahan ini lebih parah, ditambah dengan tidak bisanya menyetel vidio.. wedew
nah.. akhirnya saya cek lagi tuh, system restore..
hmm ternyata ada yang install driver HP untuk modem..
waduh.. ini parah bet.. kasusnya sama kayak kemaren.. saya prediksi ini penyebabnya, sama kayak kemaren
lalu saya coba saja uninstall itu driver HP.. dan ternyata.. tidak berhasil
saya coba system restore.. tidak berhasil juga
HADOOH!! berarti ada kemungkinan bukan masalah driver modem HP nih

lalu saya coba google..

solusi pertama yang muncul katanya
coba update semua driver komputer..
lalu saya coba deh.. update semua driver.. LAN, Sound, Processor, VGA (sampe2 harus uninstall kaspersky yang nge-detect adanya virus di driver terbaru VGA nVidia –> ganti jadi BitDefender)
dan tidak terjadi apa2
sial

lalu saya coba google lagi..

dan gayung pun bersambut
inilah solusinya ternyata..

This is a known problem with the ASUS enhanced video drivers. As you don’t need them, you can just uninstall them. You may need to reinstall the Nvidia supplied drivers
http://forums.techguy.org/5491572-post5.html

waow.. ternyata selama ini inilah masalahnya!
akhirnya saya uninstall tuh.. si asus splendid enhanced video driver.. yang ada tulisan OSD gamers2 gitu
yey.. akhirnya bener deh kompie.. bisa maen WoW fullscreen lagi.. bisa nonton vidio lagi.. dan ya.. alhamdulillaah..

mantap kan..
jadi hikmah yang dapat diambil dari tulisan ini adalah bahwa kalo punya vga bawaan asus,, ga usah diinstall tuh si asus splendid enhanced vidio, osd gamers dll.. muhahahah
yasudah.. semoga membantu.. ya.. nambah2 referensi oprek komputer bahasa indonesia..
selamat mencoba.. :D

Mei 11, 2009

bikin firefox jadi ringan

baru browsing
ternyata ada program yang bisa bikin firefox makan memory cuma jadi 2-3 MB an (di sini sih nyoba gitu)
programnya sendiri ukuran file downloadnya cuma 42 KB, dia jalan di memory nya cuma 2 MB juga..

worthed banget buat nurunin firefox dari 50MB bahkan 100MB an jadi 2 MB
nih donglot

semoga bermanfaat

Maret 16, 2009

Will

bukan netendo wii ya
tapi will
seperti yang ada dalam peribahasa “When there is a will there is a way”

will mungkin faktor terbesar dalam perubahan seseorang, baik menjadi baik atau menjadi buruk
will mungkin adalah faktor yang pernah membuat saya bisa meraih peringkat yang lemayan dalam sebuah kompetisi akademik (dulu, pas sma)
dan will mungkin adalah faktor yang menyebabkan saya (saat ini) malas2an..

faktanya..
tidak ada orang yang berhasil tanpa sebuah will
tidak ada yang mendapatkan kesuksesan tanpa ia mau mendapatkannya

saya paham benar itu
cuman masalahnya, will yang sudah saya buat, terkadang hilang di tengah jalan
seperti di tengah mimpi
tidak punya kendali terhadap apa yang ada di sekitar saya

kalo kata Al-Quran:
“fa idzaa ‘azamta fa tawakkal ‘alaa Allaahi”
nah masalahnya adalah saya ini belum ber-’azam
nampaknya memiliki ‘azam adalah hal yang besar
punya keinginan itu adalah hal yang berat

terlalu takut untuk kecewa untuk kesekian kalinya
keinginan untuk memiliki will itu terhambat oleh frame kekecewaan yang dulu membuat saya terbaring sakit
yang pernah membuat saya tidak menjadi diri saya sendiri

lalu saya hanya (beralasan) berharap kepada Allah
tanpa berusaha untuk memiliki will
padahal dia Rahman, di Rahiim
naif

smangat ad!
bginilah kalo ndak punya tujuan.. hmpff..

Februari 10, 2009

kambing dan sistem ekonomi (old post harusnya)

Sosialisme
kamu punya 2 kambing. 1 Kambing harus kamu berikan ke tetanggamu

Komunisme
kamu punya 2 kambing. Negara mengambil alih ke2nya dan memberimu 2 kaleng susu kambing liar

Tradisiional Kapitalisme
kamu punya 2 kambing betina. Kamu jual 1 dan belikan kambing jantan.
Ternakmu bertambah dan ekonomi semakin maju

American Corporation
Kamu punya 10000 kambing. 9000 kamu peroleh dari menjual surat hutang di pasar modal
Pasar keuangan yang liberal mulai kacau dan kredit macet

Japanese Corporation- Kaizen!!
Kamu punya 2 kambing. Kamu desain ulang sehingga bisa menghasilkan 20x lipat susu kambing.
Lalu kamu buat profil kartun kambing, dan buat animasinya lalu jual keseluruh dunia

German Corporation
Kamu punya 2 kambing. Kamu merekayasanya supaya bisa hidup 100 tahun, makan cukup 1 kali per bulan dan bisa saling memerah susu sendiri.

Swiss Corporation
Ada 5000 kambing. Tak satu pun milikmu. Kamu mengenakan biaya administrasi untuk menyimpannya

Indonesia…
Hmm..Kamu punya (aduh ga tega ngarangnya.. .)hahahaha. ….

kopas mentah dari sebuah milis yang ditulis oleh Panji Prabowo
udah lama banget sebenernya ini postingnya,, pas idul adha kemaren.. ketika kambing banyak dimakan, kami belajar ekonomi dari kambing.. ha3

Januari 28, 2009

kecantikan pribadi

pernah merasa kesel sama supir angkot yang sering banget ngetem di pinggir jalan dan mengganggu ketika kita berkendaraan?
ato kesel sama anak jalanan yang ternyata nge-lem?
ato kepada orang2 yang bererbutan (dengan brutal) daging kurban dan ujung2nya daging kurban-nya mereka jual?

jika tidak, mungkin yang ada dalam pikiran anda adalah hal yang demikian (aing menerka2):

“itu kan karena hidup mereka susah, coba kalo hidup mereka ga susah, pasti ga bakal bgitu”

logika yang ga salah, karena statement di atas menuai kemungkinan yang bisa terjadi : setelah mapan, ternyata yang bersangkutan menjadi baik, soleh, berbudi pekerti hingga dapat mengharumkan bangsa
itu mungkin

tapi, seberapa percaya bahwa itu menjadi mungkin?
mungkin pertanyaannya bisa dianalogikan seperti ini : seberapa besarkah kepercayaan anda ketika memberi uang kepada orang yang jelas2 mencopet yang berjanji akan berubah setelah mendapatkan uang?
ato misalnya anda adalah seorang orang tua yang memiliki anak yang badung: seberapa besarkah anda percaya bahwa anak badung akan berubah menjadi baik jika kita kasi uang?
anda akan bisa percaya jika anda benar2 telah menjalani hubungan yang serius dengan orang yang bersangkutan, jika ternyata si copet adalah orang baik yang terpaksa mencopet (wew) ato si anak adalah anak yang sangat butuh kasih sayang (uang, gile bener ni anak)
itu kasusnya kalo kita ternyata tetep keukeuh percaya..

lain halnya kalo kita ternyata orang yang susah percaya (biasa lah manusia, banyak curiganya) yang memang kebanyakan orang demikian
logika sederhana lah: “anjis, nanaonan aing ngasi duit ke copet, mending aing kasi ke mesjid yang jelas2 membantu ummat”
ato seperti ini: “biarin anak aing ga aing kasi duit, biar tau gimana harus sopan santun sama orang tua”
berbeda dengan yang logika yang belibet di atas, ini adalah logika sederhana, umum, banyak terjadi, dan jelas lebih manusiawi (ga ada fakta ilmiah gini aing ngomong manusiawi)

got the point?
ternyata, yang penting dari segala bacotan saya adalah betapa pentingnya kecantikan pribadi (aaaaaaaaah naon sih, sebenernya aing ga tau ini harus ngasih nama apa)
biar jelas, kecantikan pribadi yang saya maksud adalah spiritual quotient, emotional quotient, akhlak, moral
analisis2 aneh di atas tidak akan perlu anda baca kalo ternyata si miskin (termasuk si copet) ternyata orangnya soleh, rajin solat di mesjid, rajin ngaji (well, ga mungkin kayaknya si copet, pasti ga bakal berbuat seperti itu)
ato ternyata si anak adalah anak yang berprestasi di sekolah, suka menolong teman, dst..
pasti anda ga ragu lagi untuk ngasi sadaqah ke orang miskin yang soleh
ato anda ga ragu untuk mengamanahkan uang ke anak anda yang soleh, baik hati, rajin, serta pintar

sekali lagi, poinnya adalah:
betapa pentingnya kualitas kecantikan pribadi seseorang

jika selama ini saya belajar, namun tidak dapat ilmu, mungkin yang patut dipertanyakan adalah : sudah pantaskah saya mendapatkan ilmu dari Yang Maha Memiliki Ilmu padahal saya masih sering bermaksiat, masi sering liat, denger, ngobrol2 yang aneh2, masi tidak menghormati satu sama lain?
jika selama ini bangsa ini dilanda kesusahan, namun seperti tidak ada pertolongan, saya patut mempertanyakan : sudah pantaskah indonesia mendapatkan pertolongan dari Yang Maha Menolong padahal saya sendiri masi tidak peduli terhadap sesama, masi sering foya2 ga jelas, masi sering menghabiskan waktu untuk hal2 yang sia2?

dan mungkin ini refleksi untuk saya dan anda: sudah pantaskah kita mendapatkan pemebrian dari Yang Maha Memiliki dan Yang Maha Memberi jika kualitas kecantikan pribadi kita ga bagus?

ternyata kita cenderung lebih setuju mengatakan “ya” terhadap pernyataan2 saya yang paling atas
mungkin yang saya dan anda keluhkan sama:
“ni orang blagu banget si, uda ma (sori) mis*in, ga punya akhlak lagi.. uda ma hidupnya susa, masi aja bikin ulah”
pada sisi ini, kita menyadari bahwa kecantikan pribadi lah yang membuat seseorang itu menjadi berharga, patut mendapatkan apa yang seharusnya ia punya sehingga orang yang ada di sekitarnya pun tidak ragu memberi ketika ia meminta

akhirnya, saya tutup

ada yang bilang bahwa ada dua aspek yang dapat memotong lingkaran setan di indonesia : kemiskinan dan pendidikan. dia bilang, kalo kedua hal ini dituntaskan maka indonesia bisa menjadi negara yang maju. tapi saya bilang tidak, orang indonesia mau miskin, mau kaya, mau bego, mau pinter; kalo kecantikan pribadinya (woow) ga bagus tetep aja ga maju2. bukankah orang2 yang korupsi itu orang yang kaya? bukankah orang yang menjual indosat itu orang yang pintar?

wallahu a’lam bishshawaab